Daftar isi panduan

Kotak Masuk: pantau, ambil alih, serahkan

Semua percakapan di satu tempat, dan tombol buat ngambil alih dari bot pas obrolannya butuh orang beneran.

Kotak Masuk itu tempat kamu ngeliat apa yang lagi dikerjain bot, dan tempat kamu turun tangan pas obrolannya butuh orang beneran.

Ngambil alih satu chat

Buka percakapannya, lalu tekan Ambil. Sejak detik itu bot berhenti bales di chat itu sampai kamu lepas lagi. Ini bukan efek samping — ini justru gunanya. Dua-duanya ngetik barengan ke pelanggan yang sama jauh lebih buruk daripada bot yang diam.

Tiga tombol di kepala percakapan: Ambil, Ambil alih, dan Tandai batal
Begitu Ambil ditekan, bot berhenti membalas di percakapan ini sampai dilepas lagi.

Kalau chat-nya lagi dipegang orang lain di tim kamu, sistem ngasih tahu dulu dan nanya mau ambil alih atau enggak.

Kalau udah selesai, tekan Lepas dan bot lanjut kayak biasa.

Nyerahin ke orang atau tim

Serahkan ke… mindahin chat ke orang tertentu atau ke antrian tim. Berguna kalau pertanyaannya soal teknis atau penagihan dan bukan bagian kamu.

Antrian eskalasi

Sebagian chat masuk antrian sendiri tanpa kamu minta, dan yang paling lama nunggu ditaruh paling atas. Alasannya kelihatan di tiap baris: AI ragu, Minta orang (pelanggannya sendiri yang minta ngobrol sama manusia), Bukti transfer, Pesanan ditolak, atau Diambil alih.

Kalau kamu cuma sempat buka satu halaman sehari, buka yang ini.

Antrian eskalasi: tiga percakapan menunggu, masing-masing berlabel Minta orang, dengan lama menunggu di kiri
Kalau cuma sempat buka satu halaman sehari, buka yang ini.

Yang diketahui bot tentang pelanggan

Tiap percakapan punya ringkasan hal-hal yang diinget bot soal orang itu, plus Tahap funnel-nya — dari baru nyapa sampai tinggal bayar. Tahap ini juga yang nentuin ritme follow-up otomatis.

Cara kerja follow-up otomatis

Kalau kamu bales kontak yang pernah minta berhenti dihubungi, pesannya gak dikirim dan kamu dikasih tahu. Daftar jangan-hubungi berlaku juga buat balasan manual.