Sambungkan Telegram
Telegram jalan berdampingan sama WhatsApp, pakai pengetahuan dan katalog yang sama.
Telegram jalan berdampingan sama WhatsApp: perangkat sendiri, tapi bisa pakai pengetahuan dan katalog yang sama. Ada dua cara nyambungin, dan pilihannya beda konsekuensi.
Telegram (akun) — pakai akun kamu sendiri
Persis kayak WhatsApp: scan QR. Buka Telegram → Setelan → Perangkat → Tautkan Perangkat, lalu pindai kodenya.
Kelebihannya: bisa kirim massal, dan bisa sinkron kontak serta grup. Pelanggan ngobrol sama akun kamu yang biasa.
Telegram (bot) — bot dari @BotFather
Bikin bot lewat @BotFather di Telegram, salin tokennya, lalu tempel di Sambungkan bot Telegram.
Kekurangannya satu dan cukup besar: pelanggan harus memulai obrolan duluan. Bot Telegram gak bisa ngirim ke orang yang belum pernah mencet start. Jadi ini gak bisa dipakai buat blast ke daftar kontak.
Milih yang mana
Kalau kamu butuh kirim massal, pilih Telegram (akun). Kalau kamu cuma mau bot yang jawab pertanyaan orang yang datang sendiri — dan lebih nyaman gak nyambungin akun pribadi — pilih Telegram (bot).
Kalau token bot-nya ditolak, pesan errornya nyebut Periksa token bot lalu coba lagi. Paling sering karena tokennya kepotong pas nyalin, atau bot-nya udah kesambung di tempat lain.