Melatih AI dengan basis pengetahuan
Isi pertanyaan yang paling sering masuk beserta jawabannya. Ini bahan mentah yang dipakai bot buat jawab.
Basis pengetahuan itu daftar tanya-jawab. Pas ada pesan masuk, sistem nyari entri yang paling mirip, lalu AI nyusun jawaban berdasarkan entri itu — bukan ngarang, dan bukan juga nyalin mentah-mentah.
Nambah satu per satu
Buka Basis Pengetahuan, tekan Tambah pengetahuan
Isi Pertanyaan / topik
Tulis seperti cara pelanggan nanya, bukan cara kamu ngarsip. "Ongkir ke luar Jawa berapa?" jauh lebih berguna daripada "Kebijakan Pengiriman".
Cuma entri yang Aktif yang dipakai bot saat membalas. Isi Jawaban
Ini bahan mentahnya. Boleh panjang — AI yang nanti meringkas sesuai konteks obrolan.
Pastiin statusnya Aktif
Cuma entri Aktif yang dipakai bot. Entri Draf tersimpan tapi diabaikan.
Impor banyak sekaligus
Sama kayak kontak: Ekspor CSV buat dapat formatnya, ubah di spreadsheet, lalu Impor CSV. Entri dicocokkan lewat pertanyaannya — yang sama bakal diperbarui, bukan digandakan.
Bikin dari dokumen
Kalau kamu udah punya brosur, daftar harga, atau FAQ dalam bentuk file .docx, pakai Buat Q&A dari dokumen. AI baca isinya dan bikin pasangan tanya-jawab sendiri.
Ada juga Impor chat WhatsApp: unggah ekspor chat (.txt atau .zip) dari WhatsApp, dan AI bikin Q&A dari cara kamu menjawab pelanggan selama ini. Ini biasanya hasilnya paling nyambung sama gaya tokomu.
Pertanyaan yang belum kejawab
Kalau Kumpulkan pertanyaan yang belum terjawab dinyalain di perangkat, tiap pertanyaan pelanggan yang gak ketemu jawabannya disimpan sebagai draf berstatus Belum dijawab.
Ini daftar tugas paling berguna di seluruh QwikChat: isinya persis hal-hal yang pelanggan tanyain dan bot kamu belum bisa jawab. Tulis jawabannya, aktifkan, dan lain kali bot jawab sendiri.